Informasi Haji Umrah dari Sumber Terpercaya


British Museum Gelar Pameran Haji


Pangeran Charles melihat dari dekat
salah satu artefak di pameran haji
yang digelar British Museum.

 Bagi banyak kalangan non-Muslim ritual ibadah haji adalah misteri.
Tidak banyak yang tahu apa sebenarnya ibadah ini dan apa pentingnya bagi umat Islam.
Inilah yang dicoba dikuak oleh British Museum di London yang
menggelar pameran haji yang diberi tajuk "Hajj: Journey to the Heart of Islam" hingga 15 April 2012.
"Pameran ini untuk semua orang, Muslim dan non-Muslim. Untuk semua orang yang ingin mengetahui lebih dalam satu fenomena yang sungguh luar biasa. Haji adalah salah satu ritual keagamaan terbesar di dunia," kata Neil McGregor, direktur British Museum, seperti dikutip kantor berita AFP.
"Haji adalah salah satu ibadah umat Islam yang tidak bisa dirasakan kalangan non-Muslim. Jadi penting untuk mengetahui berbagai aspek ibadah ini. Apa maknanya bagi umat Islam dan bagaimana ritual ini mengubah dunia," kata McGregor.
Dalam pameran ini, pengunjung bisa melihat artefak, video, audio, dan foto sejarah dan pengalaman orang-orang yang datang dari berbagai pelosok dunia untuk datang ke Mekah guna beribadah haji.
Di masa lalu ibadah haji membutuhkan waktu berbulan-bulan dengan kapal mengarungi Samudera Hindia.
Para calon jemaah haji harus menghadapi risiko serangan bajak laut atau kerusakan kapal di tengah jalan.
Kemajuan transportasi membuat perjalanan tersebut bisa dipangkas.
Dalam pameran di British Museum yang resmi dibuka pada 26 Januari, pengunjung juga bisa melihat kitab suci Quran dari abad ke-8 dan batu yang dulu dipakai calon jemaah haji dari Irak untuk menandai rute mereka ke Mekah.
Venetia Porter, salah satu kurator pameran, mengatakan berbagai artefak yang dipamerkan ini dipinjam dari berbagai museum lain di dunia.
Banyak di antaranya yang disumbangkan oleh Nasser Khalili, salah satu kolektor terbesar seni Islam di dunia.
"Pameran ini tak ubahnya seperti perjalanan yang mengirim pesan-pesan agama, spiritual, ritual, dan budaya yang kesemuanya mencerminkan bahwa Islam adalah agama yang sangat mementingkan harmoni," kata Khalili.(sumber:BBC Indonesia)

Ikhtisar Proses Haji

Berikut ini kami tampilkan Petunjuk Perjalanan Ibadah Haji dan Ikhtisar Proses Haji mulai dari Tanah Air sampai ke Tanah Suci Mekkah al-Mukarromah


Pembahasan BPIH 2012 Lebih Cepat


Jakarta (Pinmas)--Menteri Agama Suryadharma Ali mengatakan, pembahasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji tahun 1433H/2012 bersama Komisi VIII DPR-RI dijadwal lebih cepat, karena untuk menjaga kualitas pelayanan. Ia memperkirakan BPIH tahun ini akan sama seperti tahun 2011 kecuali jika biaya penerbangan mengalami kenaikan.

"Kemarin kami sudah mengajukan pengantar awal rincian BPIH ke DPR, diperkirakan BPIH seperti tahun lalu kecuali biaya penerbangan," kata Menag kepada wartawan di Jakarta, Kamis (26/1).

Menag lebih lanjut mengatakan, biaya penerbangan didasari oleh harga fiur atau bahan bakar. "Pada bulan-bulan tertentu kebutuhan BBM lebih tinggi dibanding dengan yang lain, sehingga berpengaruh terhadap komponen BPIH," jelasnya.

Selain itu lanjut dia, situasi yang tengah terjadi di Timur Tengah juga bisa berpengaruh bagi penetapan BPIH. "Kalau sampai terjadi perang antara Amerika dan Iran maka berpengaruh besar terhadap kenaikan harga minyak, secara otomotis harga penerbangan haji juga naik," ujarnya.

Dikatakan Menag, percepatan pembahasan BPIH berpengaruh terhadap kinerja pelayanan haji. "Sehingga kerja lebih awal karena anggaran dapat persetujuan, dengan demikian kerja tidak terganggu. Ini juga komitmen semua BPIH akan dipercepat," imbuhnya.

Menag juga mengatakan, pihaknya berupaya agar jemaah haji non kuota tidak bisa berangkat ke Arab Saudi lagi tahun ini, karena potensi mudharatnya lebih besar dibanding manfaatnya. "Tentu akan berkordinasi dengan berbagai pihak karena perjalanan menunaikan ibadah haji berbeda dengan perjalanan biasa," jelasnya.

Setiap tahun 200-an ribu umat Muslim dari tanah air baik secara reguler maupun khusus berangkat ke tanah suci, namun selalu muncul masalah haji non kuota. Pada tahun 2011 jemaah haji `liar` ini mencapai 2.270 orang, lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya lebih dari 3.000 orang.

Jemaah haji non kuota dari tahun ke tahun menimbulkan masalah, karena tidak adanya pihak yang bertanggung jawab selama mereka di Arab Saudi dan tanpa jaminan keamanan dan perlindungan. Di antara mereka bahkan banyak yang terlantar, tersesat, dan sakit. Para jamaah haji non kuota ini saat di Arafah mereka menempati tenda jemaah resmi, memakan makanan yang menjadi jatah haji resmi.

Sementara, Pemerintah Arab Saudi membutuhkan jaminan dan keterangan resmi jika ada jemaah yang meninggal dari otoritas terkait, sementara PPIH sebagai otoritas resmi tidak berani memberikan keterangan resmi karena jemaah nonkuota tidak dalam koordinasi .

Menag berharap masalah jamaah haji non kuota pada tahun depan dapat dicegah, mulai dari tanah air. Kemenag akan meningkatkan koordinasi dengan dengan pihak terkait antara lain, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Luar Negeri, Kedutaan Saudi Arabia di Jakarta untuk melakukan pencegahan sesuai dengan perundangan-undangan yang berlaku.(ks)(www.kemenag.go.id)

UU Nomor 34 Th. 2009 Penyelenggaraan Haji


Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2009 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2009 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2008 Tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji Menjadi Undang-Undang. Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa Presiden Republik Indonesia. Menimbang : a. bahwa dengan adanya kewajiban bagi setiap jemaah haji Indonesia untuk menggunakan paspor biasa mulai tahun 1430 Hijriyah, diperlukan upaya untuk menjamin agar penyelenggaraan ibadah haji dapat dilaksanakan

UU Nomor 34 Tentang Penyelenggaraan Haji Tahun 2009

Video Tata Cara Pendaftaran Haji Biasa

Berikut kami tampilkan Tata Cara atau Alur Pendaftaran Haji Biasa (Reguler) di Seksi Penyelenggara Haji pada Kementerian Agama Kab/Kota

Download Video Pendaftaran Haji Biasa



Forum Komunikasi KBIH Tolak Swastanisasi Haji

Jakarta(Pinmas)--Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (FK KBIH) menolak penyelenggaraan ibadah haji dikelola swasta atau pun dalam bentuk badan, karena selain dapat menjurus ke arah komersialisasi juga berujung pada kerugian umat Islam secara keseluruhan.

Karena itu, FK KBIH menolak adanya usulan atau pun gagasan dari Pengurus Besar Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) dan kelompok lainnya untuk mengubah penyelenggaraan ibadah haji yang selama ini dipegang Kementerian Agama, kata Ketua Umum FK KBIH Drs. KH Muchtar Ilyas dan Sekjennya Drs. H. Rahmat E Sulaeman MM seusai menghadap Menteri Agama Suryadharma Ali di ruang kerjanya, Senin.

FK KBIH, yang kini beranggotakan sekitar 1260 wakil dari 33 provinsi akan menyampaikan aspirasinya itu kepada DPR RI. Rencanya mereka akan mendatangi Komisi VIII pada Selasa mendatang.

Menjawab pertanyaan bahwa Ketua Umum IPHI Drs. H. Kurdi Mustofa sudah menyerahkan draf perbaikan UU No.13 tahun 2008 tentang penyelenggaraan ibadah haji dan umroh, Muchtar Ilyas menyatakan bahwa semua orang bisa saja mengajukan draf kepada dewan karena hal itu merupakan hak. Namun pihaknya tidak setuju jika pada draf tersebut mengubah penyelenggaraan ibadah haji dan umroh diserahkan ke swasta atau pun dalam bentuk badan lainnya.

Alasannya, menurut Muchtar Ilyas, selain bakal menimbulkan biaya tinggi juga bisa menimbulkan kekacauan dan kekecewaan bagi calon haji. Bisa dibayangkan penyelenggaraan ibadah haji yang dari tahun ke tahun mengalami perbaikan secara tiba-tiba diubah. Hal ini bakal menimbulkan kekacawan mengingat umat Islam yang menunaikan ibadah haji terus bertambah jumlahnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Persaudaraan Haji (PP IPHI), Kurdi Mustofa, mengatakan, Undang-Undang (UU) No 13 tahun 2008 belum memenuhi harapan umat Muslim. Karena itu, IPHI mengusulkan agar pasal-pasal yang ada dalam UU saat ini harus diganti. ``Antara harapan dan kenyataan masih jauh,`` ujar Kurdi.

Menurut Kurdi, setiap tahun persoalan yang mencuat dalam penyelenggaraan haji selalu berulang. Jika tak menyangkut pemondokan, tentu muncul persoalan katering dan transportasi. Pihaknya mengusulkan agar penyelenggaraan haji berbentuk badan khusus, yang tetap dikelola pemerintah, sehingga Kementerian Agama (Kemenag) akan dapat lebih fokus melayani umat, khususnya menyangkut kerukunan antarumat, pendidikan Islam dan mengoptimalkan para mubaliq dan penghulu sebagai garda terdepan pembinaan umat di tengah masyarkat.

Ia mengatakan, perbaikan undang-undang haji belum sepenuhnya menyentuh kepada perbaikan umat Islam. Haji seharusnya dapat dikelola dengan baik, baik dari sudut kelembagaan ekonomi dan pemberdayaan umat. Selama ini, kata dia, penanganan haji masih dilakukan dengan model ad hoc, dengan membentuk kepanitiaan secara sementara. Setiap tahun, kata dia, pemerintah membentuk panitia yang dikenal Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dan jika usai bertugas lantas dibubarkan. Tahun berikutnya bentuk panitia ad hoc dan terus berlangsung dari tahun ke tahun.

SDA sepakat

Menjawab pertanyaan tentang sikap SDA, sapaan Menteri Agama Suryadharma Ali, Ketua Umum FK KBIH Drs. KH Muchtar Ilyas mengatakan, menteri mendukung sikap FK KBIH dan berharap tetap memegang teguh sikap tersebut.

Menteri Agama juga berharap KBIH dapat menjadi mitra dalam penyelenggaraan ibadah haji, karena andilnya cukup besar dalam meningkatkan kualitas pemahaman ibadah haji.

Muchtar juga menjelaskan bahwa dari prespaktif historis bahwa lahirnya Kementerian Agama adalah untuk menangani masalah keagamaan/peribadatan. Pengambil alihan penyelenggaraan ibadah haji dari Kementerian Agama sama dengan penghianatan terhadap sejarah dan upaya pembubaran kementerian itu secara perlahan. Motif pengambil alihan penyelenggaraan ibadah haji jelas berorientasi pada keuntungan. Hal ini bertentangan, karena penyelenggaraan ibadah haji ditekankan kepada aspek pelayanan, pembinaan dan perlindungan jemaah haji.

Pada masa lalu, katanya, penanganan urusan haji pernah dilaksanakan oleh swasta: PT Arafah, Yamualim, YDBALIM, YDBTHI, PT. PETHI. Semua gagal dan menimbulkan kekecewaan bagi masyarakat. Sementara pengelenggaraan haji oleh Kementerian Agama telah menunjukkan adanya perbaikan. Kalaupun ada kekurangan, itu sifatnya kasuistik.

Muchtar Ilyas juga menyebutkan bahwa penyelenggaraan ibadah haji Indonesia selalu mendapat pujian dari berbagai negara. Termasuk kerajaan Arab Saudi sebagai Khodimul Harromain. "Jadi, jika penyelenggaraan ibadah haji dikelola swasta atau badan, selain menimbulkan biaya tinggi juga dapat menimbulkan kekecewaan umat Islam. Sejarah telah membuktikan. Penyelenggaraan ibadah haji adalah untuk ibadah, bukan untuk komersial," ia menegaskan.(ant/ess)

Bid. Haji Selenggarakan Orientasi Keuangan Haji

Jatinangor-Sumedang
“Pengetahuan tentang pengelolaan keuangan sangat diperlukan, karena ini merupakan dasar pijakan bagi setiap program yang akan direalisasikan.” demikian sambutan Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat, H. Saeroji, pada acara pembukaanpelatihan modul akuntasi dan sistem aplikasi keuangan haji yang diselenggarakan di Hotel Puri Khatulistiwa Jl. Raya Jatinangor km. 20 Sumedang, Jum`at (06/01).

Berkenaan dengan hal tersebut Kakanwil, menyerukan agar petugas Pengelola Keuangan Haji meningkatkan kualitas dan profesionalitas dalam melaksanakan tugas yang diberikan oleh pimpinannya. “saya yakin bahwa tertib adminitrasi keuangan tidak dapat terwujud apabila petugasnya tidak memiliki keterampilan dan kemampuan” ujarnya.

Sementara itu Kepala Bidang Penyelenggara Haji Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat H. Maman Sulaeman, mengatakan bahwa kegiatan orientasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam mewujudkan pengelola keuangan yang profesional dan akuntabel, meningkatkan penguatan tata kelola keuangan haji dan menyamakan persepsi dalam membuat pertanggungjawabkan keuangan haji.

Kegiatan ini di hadiri oleh 25 orang Pengelola Keuangan Haji pada Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kota/Kabupaten se-Jawa Barat. Direncanakan kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari dari tanggal 06-08 Januari 2012.

REPORTASE : MOH. RIFA`I

Doa-Doa Ibadah Haji


DOA KELUAR RUMAH

BISMILLAAHI AAMANTU BILLAAH ,TAWAKKALTU ‘ALAALLOOH ,LA CHAULA WA LAA QUWWATA ILLAA BILLAAHIL ‘ALIYYIL ‘ADZIIM .


“ Dengan nama Allah aku beriman kepada Allah , aku berserah diri kepada Allah tidak ada daya dan kekuatan melainkan atas pertolongan Allah yang Maha Tinggi lagi Maha Agung “
____________________________________________________________________________________

DO’A DI ATAS KENDARAAN

BISMILLAAHI MAJ’REEHAA WA MURSAAHAA INNA ROBBIILA GHOFURUR ROCHIIM


“ Dengan nama Allah di waktu berangkat dan berlabuh , sesungguhnya Tuhanku benar – benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang “
____________________________________________________________________________________

DO’A DI WAKTU KENDARAAN BERGERAK

BISMILLAAHIR ROHMAANIR ROCHIIM .ALLOOHU AKBAR , ALLOHU AKBAR , ALLOHU AKBAR .SUBCHAANAL – LADZII SAKH KHORO LANAA HAADZAA WAMAA KUNNAA LAHU MUQ’RINIIN .WA INNAA ILAA ROBBINAA LAMUN QOLIBUUN


“ Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang .Allah Maha Besar , Allah Maha Besar , Allah maha Besar .Maha Suci Allah yang telah menggerakkan untuk kami kendaraan ini kepada kami padahal kami tiada kuasa menggerakkannya . Dan sesungguhnya hanya kepada Tuhan , kami pasti akan kembali “
____________________________________________________________________________________

DO’A KETIKA TIBA DI TEMPAT TUJUAN

ALLOHUMMA INNII AS’ALUKA KHOIROHAA ,WA KHOIRO AHLIHAA , WA KHOIRO MAA FIHAA ,WA A’UUDZU BIKA MIN SYARRIHAA ,WA SYARRI AHLIHAA , WA SYARRI MAA FIHAA

“ Ya Allah , saya mohon kepada-Mu kebaikan negeri ini dan kebaikan penduduknya serta kebaikan yang ada di dalamnya .Saya berlindung kepada-Mu dari kejahatan negeri ini dan kejahatan penduduknya serta kejahatan yang ada di dalamnya “ .
____________________________________________________________________________________

DO’A MASUK KOTA MADINAH

ALLOOHUMMA HAADZAA KHAROMU ROSUULIKA ,FAJ’ALHU LII WIQOOYATAN MINANNAARWA AMAANATAN MINAL–‘ADZAABI WA SUU IL CHISAAB


“ Ya Allah , negeri ini adalah tanah haram Rasul-Mu Muhammad SAW , maka jadikanlah penjaga bagiku dari neraka , aman dari siksa dan buruknya hisab ( perhitungan di hari kemudian ) “
____________________________________________________________________________________

DO’A MASUK MASJID NABAWI

ALLOOHUMMA SOLLI WA SALLIM ‘ALAASAYYIDINAA MUHAMMAD WA ‘ALAA AALI SAYYIDINAA MUHAMMAD .WAGHFIR LII DZUNUUBII WAFTACH LII ABWAABAROCHMATIK

“ Ya Allah , limpahkanlah rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Muchammad dan keluarganya . Ampunilah dosaku dan bukakanlah untukku pintu – pintu rahmat-Mu “
____________________________________________________________________________________

DO’A MEMASUKI KOTA MAKKAH

ALLOOHUMMA HAADZAA CHAROMUKA , WA AMNUKA ,FACHARRIM LACHMII , WA DAMII , WA SYA’RII ,WA BASYARII , ‘ALANNAARI , WA AAMINNII ,MIN ‘ADZAABIKA ,YAUMA TAB’ATSU ‘IBAADAKA WAJ ’ALNII ,MIN AULIYAA IKA , WA AHLI TOO’ATIK


“ Ya Allah , kota ini adalah Tanah Haram-Mu dan tempat aman-Mu , maka hindarkanlah daging , darah , rambut dan kulitku dari neraka .Dan selamatkanlah diriku dari siksa-Mu pada hari Engkau membangkitkan kembali hamba-Mu , dan jadikanlah aku termasuk orang – orang yang selalu dekat dan taat kepada-Mu “
____________________________________________________________________________________

DO’A MASUK MASJIDIL HARAM

ALLOOHUMMA ANTASSALAAM , WA MINKASSALAAM ,WA ILAIKA YA ’UUDUSSALAAM ,FACHAYYINAA ROBBANAA BISSALAAM ,WA ADKHILNAL JANNATA DAAROS SALAAM ,TABAAROKTA ROBBANAA WA TA ’AALAITYAA DZAL - JALAALI WAL IKROOM .ALLOOHUMMAF TACH LII ABWAABA ROCHMATIK .BISMILLAAHI WAL – CHAMDU LILLAAH WASHSHOLAATUWASSALAAMU ‘ALAA ROSUULILLAAH


“ Ya Allah , Engkau sumber keselamatan dan daripada-Mu lah datangnya keselamatan dan kepada-Mu kembalinya keselamatan . Maka hidupkanlah kami wahai Tuhan , dengan selamat sejahtera dan masukkanlah ke dalam surga negeri keselamatan . Maha banyak Anugerah-Mu dan Maha Tinggi Engkau .Wahai Tuhan yang memiliki keagungan dan kehormatan .Ya Allah bukakanlah untukku pintu rahmat-Mu ( aku masuk masjid ini ) dengan nama Allah disertai segala puji bagi Allah serta sholawat dan salam untuk Rasulullah “
____________________________________________________________________________________

DO’A KETIKA MELIHAT KA’BAH

ALLOOHUMMA ZID HAADZAL – BAITA TASYRIIFAN ,WA TA’ DZIIMAN , WA TAKRIIMAN , WA MAHAABATAN .WA ZIDMAN SYARROFAHU , WA ADZDZOMAHU ,WA KARROMAHU , MIMMAN CHAJJAHU , AWI’ TAMAROHU ,TASYRIIFAN WA TA’ DZIIMAN WA TAKRIIMAN WA BIRRON


“ Ya Allah , tambahkanlah kemuliaan , keagungan , kehormatan dan wibawa pada Bait ( Ka’bah ) ini .Dan tambahkanlah pula pada orang – orang yang memuliakan , meng-agungkan dan menghormatinya di antara mereka yang berhaji atau yang ber-umroh dengan kemuliaan , keagungan , kehormatan dan kebaikan “
____________________________________________________________________________________

DO’A KETIKA MELINTASI MAQOM IBRAHIM

ROBBI ADKHILNII MUDKHOLA SIDQI ,WA AKHRIJNII MUKHROJA SIDQI ,WAJ’AL LII MI LADUNKA SULTOONAN NASHIIROO ,WA QUL JAA AL CHAQQU , WA ZAHAQOL ,BATIL INNAL BAATILA KAANA ZAHUUQOO


“ Ya Tuhanku , masukkanlah aku secara masuk yang benar dan keluarkanlah ( pula ) aku secara keluar yang benar dan berikanlah kepadaku sisi-Mu kekuasaan yang menolong .Dan katakanlah ( Wahai Muchammad ) yang benar telah dating dan yang batil telah lenyap . Sesungguhnya yang batil itu adalah sesuatu yang pasti lenyap “
____________________________________________________________________________________

DO’A THOWAF

BISMILLAAH WALLOOHU AKBAR

“ Dengan nama Allah , Allah Maha Besar “

Setiap perjalanan / putaran berdiri menghadap atau miring ( sebagian badan ) ,setelah itu mengangkat tangan kemudian dengan mengecup tangan kanan
____________________________________________________________________________________

Do’a setiap perjalanan dari Hajar Aswad sampai Rukun Yamani

SUBCHAANALLOOH WAL – CHAMDU LILLAAHWA LAA ILAAHA ILLAALLOOH WALLOOHU AKBAR .WA LAA CHAULA WA LAA QUWWATA ILLAA BILLAAHIL ‘ALIYYIL ‘ADZIIM


Do’a setiap perjalanan antara Rukun Yamani - Hajar Aswad

ROBBANAA AATINAA FIDDUN – YAA CHASANAWA FIL AAKHIROTI CHASANA WA QINAA ‘ADZAABAN NAAR .WA ADKHILNAL – JANNATA MA’AL AB-ROOR ,YAA ‘AZIIZ , YAA GHOFFAAR , YAA ROBBAL – ‘AALAMIIN


“ Maha Suci Allah , segala puji milik Allah tidak ada Tuhan melainkan Allah , AllahMaha Besar dan tiada daya dan kekuatan melainkan atas pertolongan Allah yangMaha Tinggi dan Maha Agung “ .“ Wahai Tuhan kami , berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat danhindarkanlah kami dari siksa neraka “ .“ Dan masukkanlah kami ke dalam surga bersama orang – orang yang berbuat baik ,wahai Tuhan Yang Maha perkasa , Maha pengampun dan Tuhan yang menguasai seluruh alam “
____________________________________________________________________________________

DO’A SA’I

Do’a dalam setiap perjalanan antara Bukit Sofa dan Marwahatau sebaliknya

ALLOOHU AKBAR , ALLOOHU AKBAR , ALLOOHU AKBAR .ALLOOHUMMASTA’ MILNII BISUNNATI NABIYYIKA ,WA TAWAFFANII ‘ALAA MILLATIHII ,WA A’IDNII MIN MUDLILLAA TIL FITAN


“ Ya Allah , bimbinglah kami untuk ber-amal sesuai dengan sunnah Nabi-Mu dan matikanlah kami dalam keadaan Islam dan hindarkanlah kami dari fitnah / ujian yang menyesatkan “
____________________________________________________________________________________

DO’A MENGGUNTING RAMBUT

ALLOOHUMMAJ’AL LIKULLI SYA’ ROTIN NUURONYAUMAL QIYAAMAH

“ Ya Allah jadikanlah untuk setiap helai rambut ( yang aku gunting ) cahaya pada hari kiamat “
____________________________________________________________________________________

DO’A WAKTU MASUK ARAFAH

ALLOOHUMMA ILAIKA TAWAJJAHTU WA BIKA’ TASOMTU ,WA ‘ALAIKA TAWAKALTU .ALLOOHUMMAJ’ALNII MIMMAN TUBAAHII BIHIL – YAUMAMALAA - IKATAKA , INNAKA ‘ALAA KULLI SYAI’IN QODIIR


“ Ya Allah , hanya kepada Engkaulah aku menghadap ,dengan Engkaulah aku berpegang teguh , pada Engkaulah aku berserah diri .Ya Allah , jadikanlah aku di antara orang yang hari ini Engkau banggakan di hadapan Malaikat-Mu , sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu “
____________________________________________________________________________________

DO’A WUKUF

ALLOOHUMMA LAKAL – CHAMDU KAL – LADZII TAQUULUWA KHOIRON MIMMAA NAQUUL .ALLOOHUMMA LAKA SHOLAATII , WA NUSUKII ,WA MACHYAAYA , WA MAMAATI .WA ILAIKA MA-AABII , WA LAKA ROBBII TUROOTSII .ALLOOHUMMA INNII A’ UUDZU BIKA MIN ‘ADZAABIL QOBRIWA WASWASISH SHOD-RI , WA SYATAATIL – AMRI .ALLOOHUMMA INNII A’ UUDZU BIKA MIN SYARRI MAATAJII-U BIHIR – RIICH


“ Ya Allah , segala puji untuk-Mu , seperti apa yang Engkau firmankan dan yang baik dari apa – apa yang kami ucapkan .Ya Allah , bagi-Mu sholatku , ibadahku , hidupku dan matiku , dan kepada-Mu tempat kembaliku dan kepada-Mu lah pemeliharaan apa yang aku tinggalkan .Ya Allah , aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur , dan keragu – raguan dalam hati serta kesulitan segala urusan. Ya Allah , aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang di-hembuskan oleh angin.
____________________________________________________________________________________

DO’A KETIKA SAMPAI DI MUZDALIFAH

ALLOOHUMMA INNA HAADZIHI MUZDALIFATUJUMI’AT FIIHAA ALSINATUN MUKHTALIFATUNTAS ALUKA CHAWAA IJA MUTANAWWI ‘ATAN ,FAJ’ALNII MIM MAN DA ’AAKA FASTAJAB TALAHUWA TAWAKKALA ‘ALAIKA FAKAFAITAHUYAA ARCHAMAR – ROOCHIMIIN


“ Ya Allah , sesungguhnya ini Muzdalifah telah berkumpul bermacam – macam bahasa yang memohon kepada-Mu hajat keperluan yang aneka ragam .Maka masukkanlah aku ke dalam golongan orang yang memohon kepada-Mu ,lalu orang yang memohon kepada-Mu , lalu Engkau penuhi permintaannya ,yang berserah diri pada-Mu lalu Engkau lindungi dia .Wahai Tuhan yang Maha Pengasih dari segala yang pengasih “
____________________________________________________________________________________

DO’A KETIKA SAMPAI DI MINA

ALLOOHUMMA HAADZAA MINAA FAMNUN ‘ALAIYYA BIMA MANANTABIHI ‘ALAA AULIYAA IKA WA AHLI TOO ‘ATIK


“ Ya Allah , tempat ini adalah Mina , maka anugerahilah aku apa yang Engkau telah anugerahkan kepada orang – orang yang selalu dekat dan taat kepada-Mu “
____________________________________________________________________________________

DO’A MELONTAR JUMROH

BISMILLAAHI WALLOOHU AKBAR ,ROJMAN LISYSYAYAA TIINI WA RIDLON LIR – ROCHMAAN .ALLOOHUMMAJ’ALHU CHAJJAN MABRUUROO ,WA SA’YAN MASYKUUROO


“ Dengan nama Allah , dan Allah Maha Besar ,kutukan bagi segala setan dan ridho bagi Allah Yang Maha Pengasih .Ya Allah Tuhanku , jadikanlah ibadah hajiku ini ,haji yang mambrur dan sa’i yang diterima “
____________________________________________________________________________________

Galerry Photo Kegiatan Seksi Hazawa

Photo Kegiatan Seksi Haji, Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Kantor Kota Bekasi 1. Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bekasi, H. Abd. Rosyid, SH, M.Pd dalam Acara Manasik Haji Massal Kota Bekasi Tahun 2011 M/1433 H di Asrama Haji Embarkasi Jakarta-Bekasi 2. Pertemuan Karu-Karom 3. Peragaan Manasik Haji di Asrama Haji Embarkasi Jakarta-Bekasi Tahun 2011 4. Proses Pendaftaran Haji Reguler di Seksi Haji Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Kota Bekasi


Gallery Photo

MCH Kemenag Peroleh PR Society Awards 2011


Penulis :
15 Desember 2011

Jakarta(Pinmas)--Media Center Haji (MCH) Kementerian Agama dan Andy Noya memperoleh "PR Society Awards 2011" masing-masing untuk kategori organisasi dan profesional karena kinerjanya dalam bidang kehumasan dan manajemen komunikasi.

Pemberian "PR Society Awards 2011" itu berlangsung di Hotel Ambhara Jakarta, Rabu. Tampak hadir dalam acara tersebut Presiden PR Society of Indonesia (PRSI), Magdalena Wenas, dan para pembicara pada konferensi Internasional Tahunan PR Society Indonesia.

Menteri Agama Suryadharma Ali menerima langsung "PR Society Award 2011", sementara untuk Andy Noya diwakili rekannya.

Selain itu nampak hadir pula Sekjen Kemenag Bahrul Hayat, Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemenag, Zubaedi (selaku penanggung jawab MCH, Sesditjen Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU), Cepi Supriatna dan para wartawan yang tergabung dalam MCH.

Ketua Panitia Seleksi "PR Society Awards 2011", Akhmad Kusaeni mengatakan, "PR Society Awards 2011" diberikan kepada Andy F Noya, wartawan, presenter dan host TV Show Kick Andy di Metro TV untuk katagori tokoh profesional. Sedangkan untuk kategori organisasi diberikan kepada MCH Kemenag yang telah menjadi pusat informasi haji yang dapat diandalkan.

Kusaeni mengatakan, setiap tahun PR Society of Indonesia memberikan penghargaan kepada tokoh yang dinilai luar biasa atau organisasi yang menunjukan komitmen dan kinerja luar biasa dalam kehumasan dan manajemen komunikasi.

Tokoh dan organisasi tersebut dinilai berhasil menjaga reputasi dan kridibilitas dari profesi atau institusinya dengan menerapkan strategi komunikasi dan kehumasan yang jitu.

Andy F Noya diberikan penghargaan sebagai pengakuan bahwa tayangan Kick Andy di Metro TV merupakan "oase" di tengah tayangan infotainment yang hingar bingar di televisi.

"Acara Kick Andy merupakan `chicken soup` yang menyehatkan, menyegarkan dan menyejukan," katanya.

Andy F Noya dinilai memiliki kepedulian terhadap pendidikan dan punya komitmen untuk menjaga moralitas dan karakter bangsa.

"Tayangan itu dinilai inspiratif, memberikan harapan dan mengangkat persoalan kemanusiaan dengan sangat manusiawi," kata Kusaeni.

Sementara kategori organisasi yang layak mendapat penghargaan tersebut adalah MCH yang dikelola Kemenag yang telah menerapkan strategi komunikasi dan kehumasan yang jitu pula.

"Bayangkan, ibadah haji yang 2011 ini diikuti 221.000 jemaah adalah sebuah peristiwa kolosal yang tidak mudah mengelolanya," katanya.

Penyelenggaraan ibadah haji bagaikan operasi militer. Bagaimana rumitnya mengangkut jemaah dalam jumlah besar itu dalam waktu singkat ke Arab Saudi, menempatkan mereka di pondokan, tenda, memberikan makan, membimbing wukuf dan tawaf, melempar jumroh, mengobati yang sakit, menguburkan yang wafat dan mengangkut kembali ke tanah air.

Menurut dia, jika semua pekerjaan itu tanpa didukung MCH, tanpa wartawan yang mengabarkan setiap pergerakan penyelenggaraan haji tentu akan banyak kesulitan.

MCH bagaikan "embedded reporters" yang menempel pada pasukan dalam operasi militer. Mereka mengabarkan dari tempat kejadian, langsung dari tanah suci. Mereka telah berhasil memenuhi "people ringt to know", hak masyarakat untuk mengetahui mengenai segala tetek bengek mengenai penyelenggaraan haji.

Ada indikator keberhasilan MCH, yaitu pengiriman berita berjalan lancar. Wartawan yang tergabung dalam MCH aktif menyebarluaskan informasi.

"MCH pun telah mendapat tempat tersendiri sebagai rujukan pemberitaan haji," katanya.(ant/es)

Oleh Oleh Haji & Umrah

Pengunjung Blog